SISTEM OPERASI PENJUALAN OBAT PADA APOTEK JATI FARMA ARJOSARI

SISTEM OPERASI PENJUALAN OBAT PADA APOTEK JATI FARMA ARJOSARI




Nama              : Rachma Aulia
Kelas              : 2KA26
NPM               : 14117811




Apotek “Jati Farma”
merupakan satu-satunya toko obat yang ada di Kecamatan Arjosari. Tepatnya di pinggir jalan raya Pacitan-Ponorogo Km.10, dan berdekatan dengan pasar Arjosari. Dengan lokasinya yang sangat strategis tersebut, memudahkan para warga untuk menjangkau tempatnya. Apotek merupakan salah satu jenis usaha dibidang perobatan yang sangat memerlukan adanya sistem informasi pengolahan data untuk mempermudah dan memperlancar kinerjanya. Salah satunya adalah Apotek Jati Farma. Sistem yang masih digunakan adalah sistem konvensional yaitu melakukan pencatatan, baik itu transaksi penjualan ataupun pembelian barang ke dalam sebuah buku.
Biasanya data-data yang masuk akan dicatat ke dalam sebuah buku, pencatatan ini merupakan pekerjaan yang tidak mudah dan selain membutuhkan waktu juga sangat menguras tenaga. Dalam pembuatan laporan apotek juga mengalami kendala. Memerlukan waktu dan tenaga untuk mengolah laporan untuk data-data yang masih berbentuk kertas sehingga laporan.
Data Apotek
Menurut Sutanta (2004:4), data dapat didefenisikan sebagai bahan keterangan tentang kejadian-kejadian nyata atau fakta-fakta yang dirumuskan dalam kelompok lambang tertentu yang tidak acak yang menunjukkan jumlah, tindakan, atau hal. Data dapat berupa catatancatatan dalam kertas, buku, atau tersimpan sebagai file dalam basis data. Data akan menjadi bahan dalam suatu proses pengolahan data.
Sistem Apotek
Menurut Jogiyanto (dalam Yakub, 1999:1), terdapat dua kelompok pendekatan sistem di dalam mendefinisikan sistem, yaitu pendekatan pada prosedur dan pendekatan pada komponen/elemen. Pendekatan sistem pada prosedurnya mendefenisikan sistem sebagai berikut : “ Suatu sistem merupakan suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama - sama untuk melakukan suatu kegiatan atau tujuan tertentu ”.
Informasi Apotek
Menurut Sutanta (2004:4), informasi merupakan hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu juga atau secara tidak langsung pada saat mendatang.
Sistem Informasi Penjualan Apotek
Sistem Informasi Penjualan Apotek adalah suatu kumpulan informasi yang mendukung suatu proses pemenuhan kebutuhan suatu informasi yang bertanggung jawab untuk menyediakan informasi penjualan obat dalam satu kesatuan proses yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan pada Apotek Jati Farma.
Sistem pelayanan yang dilakukan Apotek Jati Farma Arjosari ini masih memiliki masalah. Masalah-masalah yang sering dialami misalnya : Pencatatan transaksi penjualan, pencatatan stok obat, sampai kepada pembuatan laporan masih sering terjadi kesalahan karena sistem yang digunakan bersifat konvensional.


Kesimpulan 

1. Dengan adanya Sistem Informasi ini, diharapkan proses pencatatan data transaksi akan lebih efektif dan efisien

2. Sistem Informasi ini akan dapat membantu untuk memperbaiki kesalahan pada penulisan data

3.Sistem Penjualan Obat ini diharapkan akan dapat membantu asisten apoteker dalam proses pencarian data.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ISACA, IIA, COSO, DAN ISO 1799- AUDIT SISTEM INFORMASI

MANAJEMEN LAYANAN INDOMARET

NARASI TENTANG DIRI SENDIRI