SEKILAS MENGENAI TEKNIK INDUSTRI


SEKILAS MENGENAI TEKNIK INDUSTRI





Nama              : Rachma Aulia
Kelas              : 2KA26
NPM               : 14117811




PENGERTIAN TEKNIK INDUSTRI



Dalam bahasa Iggris, industrial engineering? adalah suatu teknik yang mencakup bidang desain, perbaikan, dan pemasangan dari sistem integral yang terdiri dari manusia, bahan-bahan, informasi, peralatan dan energi. Hal ini digambarkan sebagai pengetahuan dan keterampilan yang spesifik pada matematika, fisika, dan ilmu-ilmu sosial bersama dengan prinsip dan metode dari analisis keteknikan dan desain untuk mengkhususkan, memprediksi, dan mengevaluasi hasil yang akan dicapai dari suatu sistem.
FUNGSI DAN TUJUANNYA
Kutipan kalimat didapat dari asosiasi profesi teknik industri dunia Institute of Industrial Engineering (IIE) mengatakan :
Teknik industri berfokus kepada perancangan, peningkatan dan instalasi dari sistem terintegrasi yang terdiri atas manusia, material, peralatan dan energi untuk menspesifikasikan, memprediksi dan mengevaluasi hasil yang diperoleh dari sebuah sistem terintegrasi, oleh karena itu dibutuhkan pengetahuan dan keahlian dalam bidang matematika, fisika dan ilmu-ilmu sosial serta prinsip dan metodologi teknik/rekayasa”

DEFINISI DIATAS AKAN DI BAGI 3 YAITU :

1. MERANCANG
Menunjukkan kemampuan untuk secara kreatif mengkombinasikan pengetahuan yang telah dimiliki kedalam sebuah rancangan sistem. Sistem disini tidak hanya berupa sistem pabrik atau organisasi, tetapi dapat berupa pula merancang sistem solusi, yaitu rancangan solusi yang multidisiplin, multiapproach dan multidimensi

2. MENINGKATKAN
Dapat diterjemahkan sebagai manajemen. Pakar manajemen mengatakan bahwa ada beda antara administrasi dan manajemen. Administrasi berorientasi untuk mengerjakan hal yang sama terus menerus secara tepat aturan, sedangkan manajemen bermakna ada peningkatan yang harus dilakukan. Berdasarkan definisi ini tentunya meningkatkan/manajemen menunjukkan kemampuan untuk melakukan pemecahan masalah, karena inti dari peningkatan adalah kemampuan memecahkan masalah

3. MENGINSTALISASI
Menunjukkan kemampuan untuk melakukan pendefinisian langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melakukan instalasi terhadap rancangan sistem. Menginstalasi memaksa seorang teknik industri untuk berfikir jauh ke depan dalam merancang dan meningkatkan sistem. Penterjemahan konsep ini contohnya adalah manajemen proyek, design for maintenance, design for manufacture, design for six sigma (DFSS) dsb.

ILMU DISPLIN PADA TEKNIK INDUSTRI

1. Analisa dan perancangan
2. Pengawasan Operasi
3. Managemen Operasi

KRITERIA YANG HARUS DILAKUKAN AGAR APLIKASI TI BERHASIL ADA 3 YAITU

1. Kualitas
2. Waktu 
3. Biaya

Tujuan Pada TI Adalah

Menjamin bahwa produk atau jasa yang dihasilkan berkualitas, tepat waktu dan dengan biaya yang sesuai. Ilmu yang termasuk dalam analisis dan perancangan oprasi

 1. Analisa peranccangan kerja (Method Engenering)
Merupakan pembelajaran yang mempelajari secara sistematis seluruh oprasi langsung dan tidak langsung untuk mendapatkan perbaikan perbaikan sistem kerja. Dalam ME dibahas studi kerja (work study) dan pengukuran kerja (work measurement)

2. Ergonomi (Human Faktor)
Ilmu yang mempelajari tentang ketrkaitan orang dengan lingkungan kerjanya. Ilmu ini muncul akibat banyaknya kesalahan yang dilakukan dalam melakukan proses bekerja yaitu kesalahan dalam perancangan atau prosedur kerja. Sejumlah peralatan kerja dirancang tidak sesuai dengan kondisi fisik, psikis dan lingkungan

3. Perencanaan dan perancangan fasilitas
Meliputi penentuan atau penempatan lokasi fasilitas, tataletak fasilitas, tujuan dari perencanaan dan perancangan fasilitas adalah untuk mendapatkan biaya yang minimum

4. Material Handling 
Tujuan dari MH adalah untuk meminimumkan  MHC, karena sering kali MH menimbulkan biaya yang tidak sedikit.

5. Riset Operasional
Meliputi penentuan pola-pola distribusi barang,pol-pola jaringan yang efisien dan oftimalitas.

6. Sistem Produksi
Aktivitas mengolah atau mengatur pengguna sumberdaya (resources) yang ada dalam memproduksi barang atau jasa dengan tujuan efisiensi dan eefektivitas dalam proses produksi.


7. Manajemen
Merupakan karya seni dan ilmu dalam memperintah, mengatur orang dengan menggunakan fungsi-fungsi manajemen seperti perencanaan (planning), pengorganisasian(organizing) dan pengawasan (controling)  


8. Simulasi
Suatu metologi untuk cmelakukan percobaan dengan menggunakan model  dari sistem nyata seperti antrian orang di  air port, antrian mobil di SPBU atau parkir,nasabah di BANK, barang yang di antri proses produksi, dll 


RUANG LINGKUP TEKNIK INDUSTRI

Teknik Industri memiliki kelebihan-kelebihan dalam menangani perosalan industri yang kompleks karena menguasai dasar-dasar ilmu teknik (engineering)dan dikombinasikan dengan ilmu-ilmu sosial ekonomi, sehingga dapat mensintesa pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam analisa manajemen industri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ISACA, IIA, COSO, DAN ISO 1799- AUDIT SISTEM INFORMASI

MANAJEMEN LAYANAN INDOMARET

NARASI TENTANG DIRI SENDIRI