APLIKASI GAME
APLIKASI GAME
Nama :
Rachma Aulia
Kelas :
2KA26
NPM :
14117811
Sampah
merupakan masalah yang tidak pernah terselesaikan di kota-kota besar, termasuk
salah satunya adalah di Indonesia. Penanganan permasalahan sampah dapat dimulai
dari ruang lingkup yang paling kecil yaitu lingkungan sekitar. Game
edukasidibuat dengan menggunakan aplikasi Corona SDK dengan menggunakan bahasa
pemrograman Lua, dimana Lua memiliki ekstensi data yang ringan dan mudah untuk
dioperasikan sehingga sangat cocok untuk digunakan untuk membuat game. Berdasarkan hasil survey
terhadap 30 responden, menunjukan aspek grafis visual mendapat penilaian
tertinggi dengan kategori sangat baik sebesar 53% serta aspek entertainment dan
pembelajaran mendapat penilaian tertinggi dengan kategori baik dengan
persentase sebesar 60%.
Sampah merupakan
material sisa yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses dan erat
kaitannya dengan kesehatan masyarakat. Di dalam sampah akan hidup berbagai
macam mikroorganisme penyebab penyakit, dan juga binatang serangga
pemindah/penyebar penyakit. Sampah masih menimbulakan permasalahan yang sulit
dikendalikan. Permasalahan ini terjadi karena kurangnya kepedulian setiap orang
untuk membuang sampah pada tempatnya
Dengan permasalahan
diatas maka peneliti bertujuan untuk merancang dan menciptakan aplikasi game
belajar sambil bermain. Pembuatan game edukasi menggunakan beberapa metode,
yaitu metode penentuan jenis pengkategorian sampah, dan penentuan objek yang
digunakan dalam pengenalan jenis sampah.
Game merupakan salah
satu media hiburan yang menjadi pilihan seseorang untuk menghilangkan kejenuhan
atau hanya untuk mengisi waktu luang. Selain menjadi media hiburan, game juga
dapat menjadi sebuah media pembelajaran, atau kita sebut sebgai game edukasi.
Game yang serius
menggunakan pendidikan untuk memasukan sesuatu yang berguna melalui pengalaman
dalam bermain game. Game edukasi memberikan banyak manfaat bagi pemainnya,
antara lain dapat merangsang pemikiran dan meningkatkan motivasi. Studi
sebelumnya menunjukkan beberapa kemudahan dalam penggunaan dan kegunaan dari
game edukasi pada kegiatan pembelajaran.
Menurut Handriyantini dalam Molina (2014),
game edukasi adalah permainan yang dirancang atau dibuat untuk merangangsang
daya pikir termasuk meningkatkan konsentrasi dan memecahkan masalah. Molina,
masih pada penelitian yang sama menambahkan bahwa, edugame adalah sebuah
permainan yang digunakan dalam proses pembelajaran dan dalam permainan tersebut
mengandung unsur mendidik atau nilai-nilai pendidikan. Menurut Lynceo Falavigna
Braghirolli (2016) game mempunyai kontribusi untuk memotivasi dalam
pembelajaran. Pamungkas
Karena dengan media
game edukasi lebih menarik minat anak untuk belajar, maka penulis bermaksud
untuk membuat game edukasi berbasis android, yang dapat dimainkan di berbagai
gadget bersistem operasi android.
Di dalam game ini
sampah akan dibedakan menjadi dua kategori yaitu sampah organik dan sampah
anorganik. Sampah organik yaitu sampah yang mudah membusuk atau mudah terurai,
sampah organik yang digunakan dalam game edukasi ini berupa sisa sayuran dan
dedaunan. Sampah anorganik adalah sampah yang tidak mudah membusuk atau sulit
terurai, bahkan tidak dapat terurai. Sampah anorganik yang digunakan dalam game
ini adalah botol kaleng, botol plastik.
Penelitian ini
menghasilkan sebuah edugame tentang pintar memilah sampah yang menarik dan
interaktif serta dapat membantu orang tua untuk mendidik dan mengajarkan kepada
anaknya tentang cara membuang sampah yang benar.

Komentar
Posting Komentar